Monthly Archives: April 2015

Perhatikan ‘Blocking’ Saat Take

Saat pengambilan gambar, perhatikan pasti estetika latar yang bakal terlihat di layar. Baik latar presenter saat bersiaran, dan juga reporter di lapangan. Juga mengangkat topik keramaian Directioners menjelang konser Niall Horan dan kawan-kawan, Nina Tri Aulia N, Lucky Khaerul Fikri, … Continue reading

Posted in campus | Tagged , , | Leave a comment

Televisi: Bahasa Visual, Bahasa Show

Dalam jurnalisme televisi dikenal istilah ‘show it, don’t tell’. Tunjukkan, dan jangan hanya dikatakan… Bahasa televisi adalah menunjukkan gambar, menyorot aktivitas, dan menampakkan sekuence yang menjelaskan apa yang disampaikan. Menarik saat kelompok Lani Diana, Gilang Gegono, dan Annisa Hardjanti memilih … Continue reading

Posted in campus | Tagged , , | Leave a comment

Liputan yang Memberi Konteks

Kelebihan liputan ini karena tak hanya menampilkan situasi terkini, tapi ada konteks yang menyertai berita itu. Ada beberapa kelemahan penting untuk diperbaiki. Empat orang dalam kelompok ini, Aretyo Jevon Perdana, Rosyana, Yeliana Pricentia dan Sugeng Adji, hadir dalam laga pamungkas … Continue reading

Posted in campus | Tagged , , | Leave a comment

Totalitas Liputan di Tengah Hujan

Namanya jurnalis harus siap dalam kondisi apapun. Cuaca buruk bisa jadi justru jadi berita bagus. Dibandingkan kelompok lain yang ‘berperang’ di medan berkondisi serupa –mengangkat angle konser mahal diguyur hujan, karya ini bisa dikatakan lebih baik. Empat ‘wartawati’ di kelompok … Continue reading

Posted in campus | Tagged , , | Leave a comment

Membawa Pemirsa Langsung ke Hadapan Peristiwa

Salah satu tantangan jurnalis, dalam platform apapun, adalah membawa audiens seolah berada langsung di tengah kejadian yang  dilaporkannya. Dalam jurnalisme televisi, peran natural sound begitu penting untuk membawa kegemuruhan peristiwa itu ke rumah pemirsa. Liputan suasana pertandingan Indonesia melawan Brunei … Continue reading

Posted in campus | Tagged , , | Leave a comment

Bertemu Orang Terkenal yang Tak Dikenal

Kerap jurnalis bertemu orang ‘besar’ tanpa janjian. Perjumpaan tak sengaja itu harusnya dimaksimalkan sebagai keunggulan berita. Tapi, bagaimana kalau reporter dan kru tak mengenali sang tokoh? Di sinilah wawasan, kepekaan, dan kecepatan intuisi harus berbicara. Kurnia Boru Sion Sinurat, Steven … Continue reading

Posted in jalan-jalan | Tagged , , | Leave a comment

Fokus Pada Satu Angle Peliputan

Saat mengemas berita, jangan terlalu banyak sisi yang ditampilkan. Ibarat nelayan mencari ikan, jangan menebar jaring dan meraup begitu banyak ikan. Fokus saja mengail satu ‘angle’, dan maksimalkan di situ. Beranggotakan Petrus Tomy, Anthony Dennis, Temmy Siantar dan Patricius Dewo, … Continue reading

Posted in campus | Tagged , , , | Leave a comment