Pemerintah Pertimbangkan Masukan Warga dalam Relokasi Pengungsi Sinabung

JAKARTA– Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki menerima perwakilan warga Desa Lingga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, setelah pekan lalu timbul kericuhan akibat penolakan relokasi mandiri pengungsi letusan Gunung Sinabung.

sinan1Ricuh yang menelan satu korban jiwa dipicu penolakan warga Desa Lingga atas rencana pembangunan rumah bagi korban erupsi Sinabung di lahan dekat desa mereka. Peristiwa itu berawal ketika pengembang yang akan membangun rumah bagi pengungsi membongkar pagar untuk membangun relokasi bagi pengungsi dari Desa Gurukinayan dan Desa Berastepu.

Atas dugaan tindak kekerasan yang membuat seorang warga desa meninggal dunia ini, Servis Ginting, Kepala Desa Lingga, dan Jesaya Ginting, warga Desa Lingga, mengadu ke Komnas HAM serta Kantor Staf Presiden (KSP), Senin (1 Agustus 2016).

“KSP akan terus memantau situasi para pengungsi Sinabung dan warga Karo pada umumnya. Presiden Jokowi menaruh perhatian besar pada penempatan kembali pengungsi Sinabung pada hunian tetap,” kata Teten Masduki.

Setelah mendengar masukan dari warga, Teten menyatakan akan mempertimbangkan penghentian rencana relokasi mandiri bagi pengungsi Gunung Sinabung.

sina2Kepala Staf Kepresidenan juga menegaskan, sesuai Keppres Nomor 21 tahun 2015 tentang Satuan Tugas Percepatan Relokasi Korban Terdampak Bencana Erupsi Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumut, relokasi pengungsi Gunung Sinabung ditargetkan tuntas pada akhir 2016.

Rencananya, relokasi 1.903 keluarga korban erupsi Gunung Sinabung dilakukan di Desa Siosar dengan menggunakan 250 hektar lahan APL (Areal Pengguna Lain). Namun, lahan di Siosar ternyata tak cukup, karena selain dibutuhkan untuk areal perumahan, juga harus disediakan lahan untuk pertanian (livelihood). Untuk memenuhi keperluan lahan pertanian seluas 975 hektar ini, sedang dilakukan pembicaraan terkait pelepasan kawasan hutan antara Kantor Staf Presiden dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Dalam pertemuan ini, Kepala Staf Kepresidenan didampingi Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Eko Sulistyo, sementara perwakilan warga Karo didampingi Ketua Keluarga besar Karo Institut Teknologi Bandung (KBK ITB) Arya Sinulingga. “Kami berharap ada solusi dari pemerintah terkait relokasi Pengungsi Sinabung, jika relokasi mandiri dinilai tidak efektif,” kata Arya.

seperti ditayangkan di http://ksp.go.id/pemerintah-pertimbangkan-masukan-warga-dalam-relokasi-pengungsi-sinabung/

This entry was posted in KSP and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s