Tanjung Lesung, Paradise on The West Coast

Masuk dalam sepuluh destinasi prioritas 2016, Tanjung Lesung di Pandeglang, Banten, diharap bisa mendongkrak kunjungan wisatawan di destinasi baru. Sayang, sebagai sebuah ‘sorga’, mungkin tarafnya masih pelataran, belum sampai ke ‘pintu gerbang’-nya.

LESUNG5Akhir tahun lalu, Menteri Pariwisata Arief Yahya, menetapkan target kunjungan wisatawan mancanegara 2016 sebanyak 12 juta orang, dan wisatawan nusantara sebanyak 260 juta perjalanan. Ada sepuluh tempat wisata prioritas ditetapkan yakni Danau Toba, Borobudur, Tanjung Kelayang Belitung, Tanjung Lesung Banten, Kepulauan Seribu, Kawasan Bromo-Tengger-Semeru, Mandalika NTB, Wakatobi Sulawesi Tenggarea, Morotai Maluku Utara, dan Labuan Bajo NTT.

Sudah pernah ke Pulau Seribu, libur panjang kemarin, kami menuju Tanjung Lesung. Pantai ini letaknya satu garis dengan Anyer dan Carita, di sisi barat Pulau Jawa. Bedanya, kalau Anyer masih masuk Kabupaten Serang, maka Tanjung Lesung sudah masuk Kabupaten Pandeglang.

Jaraknya sekitar 160 kilometer dari Jakarta, dengan hitungan tol Jakarta-Meraknya sendiri suadh 90 kilometer. Menuju Tanjung Lesung, kita bisa keluar pintu tol di Serang Barat lalu masuk ke arah Pandeglang. Tapi, kemarin kami memilih keluar di Gerbang Tol Cilegon Timur. Jalan-jalan dulu menengok Pelabuhan Merak dan PLTU Suralaya, transit di penginapan Cilegon, baru esoknya geber ke Tanjung Lesung.

Masih dalam pengembangan

lesung12Melewati Pantai Anyer dan Carita, baru kemudian masuk tujuan ke arah Tanjung Lesung –satu arah menuju Taman Nasional Ujung Kulon. Tanjung Lesung ini masuk dalam Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata. Karena itu, tak heran, lokasi yang digembar-gemborkan sebagai sorga di pantai barat Jawa ini seperti diset khusus sebagai tujuan wisata eksklusif. Beberapa perusahaan maupun komunitas mulai ramai menggelar pertemuan atau gathering keluarga di sana.

Sayang, dengan harga tiket Rp 40 ribu per kepala, belum banyak yang didapat. Pantai dengan pasir putih yang indah memang menarik. Tapi, tak terlalu berbeda dengan pantai-pantai lain di sisi barat. Selain itu, kafe maupun restorannya kurang menunjang saat menghadapi musim liburan dengan animo pengunjung membludak. Tanjung Lesung baru terasa asyik kalau kita tak melulu di situ, tapi memanfaatkan paket-paket wisata yang tersedia. Misalnya, trip ke Krakatau atau ke Ujung Kulon dengan perahu. Dengan durasi wisata dari pagi sampai sore, tiket trip itu sekitar Rp 900.000 sampai sejuta sekian per boat, satu boatnya antara 8-10 orang.

Tanjung Lesung, baru menjadi pelataran sorga pariwisata baru. Semoga segera selesai semua yang masih dalam taraf perencanaan atau ‘under development’.

This entry was posted in jalan-jalan and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s