May Day 2016

Sebagaimana dimuat di sini 

demo2JAKARTA, KOMPAS.com – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta menyatakan idealnya upah layak jurnalis pemula tahun 2016 sebesar Rp 7,54 juta. Upah ini berlaku bagi jurnalis yang baru diangkat tetap.

Menurut standar kelayakan AJI Jakarta, angka itu sudah naik dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 6,51 juta. Tapi ketanyaannya, dari survei yang dilakukan AJI Jakarta sejak Januari 2016, banyak perusahaan media yang memberikan upah di bawah layak.

Berikut daftar laporan upah wartawan baru untuk berbagai media, menurut laporan AJI Jakarta:

1. Daftar upah jurnalis baru untuk media televisi di 2016: 

Metro TV Rp 5 juta

Tempo Channel Rp 4,7 juta

Jawa Pos TV Rp 4,5 juta

TVRI DKI Jakarta Rp 4 juta

Detik TV Rp 4 juta

Beritasatu TV Rp 4 juta

Antara TV Rp 4 juta

Kompas TV Rp 3,7 juta

TV One Rp 3,5 juta

Trans TV Rp 3,5 juta

Inews TV Rp 3,5 juta

RCTI Rp 3,5 juta

MNC TV Rp 3,3 juta

2. Daftar upah jurnalis baru untuk media cetak di 2016:

Jakarta Post Rp 5,8 juta

Bisnis Indonesia Rp 5,6 juta

Majalah Gatra Rp 4,7 juta

Harian Kontan Rp 4,7 juta

Media Indonesia Rp 4,5 juta

Tempo Rp 4,2 juta

Republika Rp 3,7 juta

Warta Kota Rp 3,2 juta

Koran Sindo Rp 3 juta

3. Daftar upah jurnalis baru untuk media online di 2016:

Tribunnews.com Rp 4,7 juta

Kompas.com Rp 4,5 juta

Gressnews.com Rp 4,5 juta

Antaranews.com Rp 4,2 juta

Liputan6.com Rp 4,2 juta

Viva.co.id Rp 4 juta

Hukumonline.com Rp 4 juta

Detik.com Rp 3,8 juta

Suara.com Rp 3,4 juta

Inilah.com Rp 3,2 juta

Merdeka.com Rp 3,2 juta

Okezone.com Rp 2,7 juta

4. Daftar upah jurnalis baru untuk media radio di 2016:

KBR 68H Rp 4,4 juta

i-Radio Rp 3,7 juta

Elshinta Rp 3 juta

RRI Rp 2,73 juta

Sindo Radio Rp 2,5 juta

Upah Layak

AT1“Upah layak itu angka ideal untuk jurnalis pemula. Dalam kenyataannya, upah yang setara dengan upah layak itu baru diterima oleh jurnalis setelah bekerja lebih dari lima tahun,” kata Ketua AJI Jakarta, Ahmad Nurhasim, melalui surat elektronik kepada redaksi Kompas.com, Minggu (1/5/2016).

AJI Jakarta menilai bila upah layak tersebut diberikan ke jurnalis, maka akan meningkatkan mutu produk jurnalisme karena jurnalis bisa bekerja secara profesional dan tidak tergoda menerima amplop yang merusak independensi jurnalis.

“Gaji yang kecil kerap menjadi pemicu jurnalis menerima sogokan dari nasarumber,” kata dia.

demo1AJI Jakarta menghitung upah layak tersebut dari 40 komponen kebutuhan hidup berdasarkan 5 kategori ditambah tabungan 10 persen.

Kategori itu adalah makanan, tempat tinggal, laptop plus Internet, dan kebutuhan lain. Perhitungan upah layak sudah memperhitungkan inflasi.

Ada kebutuhan khas profesi jurnalis seperti langganan koran, modem, dan menyicil komputer yang membuat upah layak jauh di atas upah minimum provinsi (UMP).

This entry was posted in journalism and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s