Bedah Feature: Membuat Cerita Kuliner Hingga Liur Tertetes

Butuh trick tertentu membuat feature tentang makanan. Show, don’t tell!

Kali ini kita bahas feature kuliner bertajuk ‘Gurame Rujak’ yang juga sudah tayang di Kompas TV. Karya jurnalis televisi Ari Himawan Sarono dari Tegal inipanjangnya tak sampai 2 menit, tapi dalam paket itu tergambar semua visual dan cerita yang diperlukan. Ada SOT/soundbyte wawancara pemilik rumah makan di jalur utama Pantai Utara, juga testimoni pelanggan.

Sama seperti feature Sepaket Ikan Nelayan Aceh, liputan ini memperoleh apresiasi tinggi mahasiswa saat saya putar di kelas Feature Media Siar Universitas Multimedia Nusantara (UMN).

Yang membuat unsur ‘proses’ terlihat, yakni ada visual mulai mengambil ikan di kolam, membumbui, dan menggorengnya sampai kecoklatan. Keselaran naskah dan visual tampak pula saat menyebut nanas dan mangga sebagai pelengkap makanan, juga terlihat dua buah segar itu.

Tentu saja, hadirnya narator Riko Anggara sebagai storyteller memberi warna tersendiri pada feature ini. Singkatnya, show, don’t tell, biarlah pemirsa sendiri yang meneteskan air liur, tanpa harus reporter maupun pembaca voice over­-nya menyatakan, “enaaaak…”

This entry was posted in Kompas TV and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s