Rooftalk, Sebuah Masterpiece

Sebagai sebuah tugas Ujian Tengah Semester, project bertajuk ‘Rooftalk’ ini bisa dibilang excellent. Tapi, tak ada karya yang sempurna.

Sebelas mahasiswa semester V mata kuliah Editing dan Pascaproduksi Televisi Universitas Multimedia Nusantara (UMN) ini punya ide kreatif untuk membuat sebuah project talk show.

Sesuai namanya, Rooftalk, talk show ini berlangsung di beranda atau atap di sebuah lokasi terbuka. Kali ini mereka memilih sebuah resto di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Henry Fadhillah, Dian Tamara, Alfianysah Ramadhan, Arvi Ginanthi, Salma Maudi Aini, Risa Hardianti, Dwita Asri, Amalta Rifani, Feby Shindya, Soffi Amira Putri dan Rahmi Febriani benar-benar serius menggarap project ini.

Tamu yang diundang tak main-main. Dengan tema ‘Young, Creative, and Passionate’, mereka mengundang tiga narasumber dari latar belakang berbeda namun tetap pada konsep yang sama, yaitu Anya Larasati dan Mayu yang merupakan owner dari Pop Your Heart, sebuah bisnis yang berjalan di bidang art & craft. Seorang tamu lagi, Marsha Chikita Fawzi, animator Indonesia, putri bungsu pasangan selebritas Ikang Fawzi dan Marisa Haque.

Kritik masukan

Beberapa masukan menjadi pelajaran berharga dalam karya ini. Misalkan, gambar ‘bocor’ tatkala salah seorang cameraperson terlihat bayangannya memantul di kaca. Juga kesan janggal saat ada orang bertepuk-tangan tanpa terlihat siapa pelakunya. Maka timbul pertanyaan, itu riil tepuk tangan atau effect?

Gangguan kecil lain yakni suara adzan terdengar lumayan keras. Karena ini taping, bukan siaran langsung, seharusnya ‘take’ bisa dihentikan dulu shootingnya sambil menunggu adzan selesai.

Overall, garapan tim ini hasilnya rapi, pencahayaannya memadai, audio yang cukup jelas, pergerakan kamera yang dinamis dan variatif. Selain itu, editingnya pun nyaris tanpa cacat. Dari segi eksekusi acara, dengan setting property yang minimalis, namun menghasilkan tayangan nan ‘catchy’, serta host yang sukses membangun suasana ‘cair’ dengan nara sumber

Bravo!

This entry was posted in campus and tagged , , . Bookmark the permalink.

One Response to Rooftalk, Sebuah Masterpiece

  1. Pingback: Kembali, Karya Berkelas dengan Konsep Matang | Jojo's Journey

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s