Hari ke-26 di Hawaii: Kisah Pemimpin yang Memampukan Anak Buahnya

Sudah pernah nonton film ‘Man of Honor’? Banyak kisah menarik dipetik di situ.

Kalau belum sempat menyaksikan film yang diputar di bioskop tahun 2000 itu, bisalah nonton cuplikannya di trailer ini. Film garapan sutradara George Tilman Jr. ini terinspirasi dari kisah nyata Carl Brashear, tentara Afro-Amerika pertama yang menjadi penyelam utama dalam sejarah Angkatan Laut Amerika.

Brashear, yang kehilangan kaki kirinya akibat insiden bom atom Palomares, tak menyerah dalam meniti karirnya di Navy hingga puncak tertinggi. Meski terngiang-ngiang pernah diperlakukan rasial, ia mengambil tantangan untuk menjadi penyelam utama Afro-Amerika pertama dalam sejarah AS.

Cobalah lihat cuplikan film tadi. Tampak bahwa yang menjadi bintang bukan hanya Brashear, tapi bagaimana ia memiliki seorang mentor nan amat gigih. Leslie William ‘Billy’ Sunday –diperankan apik oleh Robert De Niro- membimbingnya melewati berbagai cercaan, hinaan, serta mereka yang meremehkan kemampuan Brashear. Brashear mampu mengalahkan rasa sinis orang-orang kebanyakan. Ia berdiri dengan kemenangan dengan kaki palsu yang jadi tumpuan. Dan semua itu tak akan tercapai tanpa hadirnya mentor yang telaten.

Kepuasan mentoring

Carl Brashear. Berjuang dengan cibiran dan kaki sebelah.

Carl Brashear. Berjuang dengan cibiran dan kaki sebelah.

Cuplikan ini diputar dalam salah satu sesi latihan kepemimpinan yang kami ikuti. Hikmahnya luar biasa: seorang pemain, aktor, atlet, atau siapapun yang berprestasi andal di bidangnya, tak akan lahir tanpa mentor yang hebat. Mentor itu kadang Nampak di sampingnya, tapi bisa jadi pula ia ada di belakang, tak terlihat layar, tapi berperan besar dalam pembentukan karakter dan kualitas sang murid.

Success without a successor is failure. Jangan mengklaim sebagai orang sukses kalau belum bisa menemukan suksesor, atau pewaris ilmu, pewaris posisi, dan pewaris keahlian Anda. Cobalah berbagi, atau memotivasi orang lain, yang sekiranya bisa menjadi pengganti tempat yang saat ini kita duduki, atau malah mungkin bisa berprestasi jauh dari apa yang kita capai.

Jadi, siapa yang sudah anda mentoring sejauh ini, coach?

Salam mentoring dari Maui, Hawaii…

This entry was posted in about movie, jalan-jalan and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s