Hari ke-21 di Hawaii: Pemimpin yang Dekat dengan Rakyat

Selamat untuk Joko Widodo yang dilantik sebagai presiden ketujuh Indonesia.

Jokowi dalam blusukan. Merasakan langsung penderitaan.

Jokowi dalam blusukan. Merasakan langsung penderitaan. (Foto: Merdeka.com)

Indonesia sedang bungah. Presiden ketujuh dalam sejarah Republik ini resmi dilantik. Joko Widodo –berpasangan dengan Jusuf Kalla- menjadi duet pemimpin Indonesia untuk lima tahun ke depan, 2014-2019.

Terpilihnya Jokowi memberikan catatan tersendiri, karena pria Solo ini mendekonstruksi, atau tepatnya mendesakralisasi, sosok seorang presiden. Selama ini, presiden diidentikkan dengan orang yang karismatis, gagah, jago berpidato, berpendidikan tinggi, keturunan bangsawan, atau dari kalangan militer dengan ketegasan dan kecakapan begitu rupa. Jokowi mendobrak semua paradigma itu. Ia adalah antitesa semua gambaran tentang stereotipe seorang pemimpin.

Kelebihan Jokowi adalah: ia nyaris tak punya kelebihan. Ia mendudukkan dirinya sama dengan people. Banyak mendengar, bukan bicara. Banyak melihat, bukan ingin dilihat. Orang rindu dengan sosok pemimpin yang ada di sampingnya, dalam tangis dan tawa. Soal kemampuan menyelesaikan masalah? Itu urusan nanti.

Pemilu langsung di AS

Poster-poster calon pemimpin di Maui. Jangan bayangkan ada baliho segede gajah.

Poster-poster calon pemimpin di Maui. Jangan bayangkan ada baliho segede gajah.

Pada 4 November mendatang, Amerika Serikat menggelar pemilu serentak. Bukan untuk pilpres, tapi untuk pemilu legislatif: house of representatives, senator, gubernur, sampai tingkat walikota dan dewan kota.

Di Hawaii, pilgub akan berlangsung dengan tiga kandidat, yakni senator David Ige dari Partai Demokrat, mantan senator Partai Republik Duke Aiona, dan calon independen yang mantan Walikota Honolulu. Gubernur petahana Neil Abercrombie sebenarnya juga maju lagi untuk masa jabatan kedua, tapi ia tumbang dalam pemilu awal di Partai Demokrat, yang akhirnya ‘mengutus’ Ige.

Kampanye permintaan dukungan Alan Arakawa. Minta dipilih lagi sebagai walikota Kihei, Maui.

Kampanye permintaan dukungan Alan Arakawa. Minta dipilih lagi sebagai walikota Kihei, Maui.

Gema pemilu serentak tampak, mulai dari poster-poster di pinggir jalan, sampai brosur di gereja. Tak hanya untuk pileg dan pilgub, tapi juga untuk pilwali serta pemilihan dewan kota. Intinya, pemilu langsung membuat rakyat dekat dengan pemimpinnya. Ada ikatan emosional kuat saat mereka merasa langsung memilih pemimpin, yang diharapkan ada di masa-masa berat maupun happy.

Salam dari Maui, Hawaii untuk semua pemimpin yang dipilih secara langsung…

This entry was posted in jalan-jalan and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s