What Are You Showing, Ageng?

Ageng ingin menerapkan prinsip ‘show it’, don’t tell it. Tapi, apa yang sebenarnya dia tunjukkan?

Dari sisi pengambilan gambar, karya Ageng Putra Kusdinar ini mirip dengan yang dilakukan oleh Noval Aldhi. Ageng mencoba menampilkan ‘show’ berbeda dengan menunjuk ke lokasi yang ada di bawahnya, sisa-sisa keramaian usai kampanye Partai Golkar di Lapangan Sunburst, Bumi Serpong Damai. Tapi, menjadi blunder karena jadi tak jelas apa yang sebenarnya dia tunjuk?

“Di mana terlihat, salah seorang caleg Partai Golkar yaitu Haji Sutarya turut bernyanyi dengan para penyanyi dangdut di bawah sana…” “Uniknya, di belakang mobil yang membawa sound-system itu, ada satu mobil yang diubah menjadi bentuk perahu nelayan, berisi simpatisan Partai Golkar.”

Baik, caleg menyanyi bersama pedangdut, maupun mobil “nelayan” yang dipakai para simpatisan Partai Golkar, semuanya tak ada visual muncul di layar. Menjadi pelajaran, agar dalam pengemasan liputan dengan penunjukan ‘scene’ khusus seperti ini, sebaiknya diambil gambar close-up, yang layak dikedepankan saat reporter menyebutnya secara detail.

This entry was posted in campus, politic and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s