Kuliah itu Hanya Pintu Pembuka

Kelar sudah 6 bulan mengajar Semester Ganjil di UMN.

Hahaha.. cepat sekali ya waktu berjalan, time flies..

Kuliah tamu bersama Revolusi Riza dari Trans7. Berbagi pengalaman nyata.

Kuliah tamu bersama Revolusi Riza dari Trans7. Berbagi pengalaman nyata.

Seperti baru kemarin, menuliskan hari terakhir mengajar Semester Genap 2012/2013 di Universitas Multimedia Nusantara (UMN), yang saya posting di sini. Siang tadi, saya merampungkan hari terakhir mengajar Semester Ganjil 2013/2014 di UMN, usai mengampu tiga kelas dengan satu mata kuliah yang sama, “Editing & Pasca Produksi Televisi”, diikutii 99 mahasiswa.

Kalau di kisah Semester Genap lalu, sempat mendatangkan Ratna Dumila dari Kompas TV berkisah mengenai “Di Balik Berita TV” dan “Menjadi Presenter TV”, pada semester ini, hadir Revolusi Riza, produser eksekutif Trans7. Revo, kawan seperjuangan di Surabaya ini, berbagi tentang seluk-beluk dunia pemberitaan televisi, dan bagaimana membuat paket produksi televisi nan menawan. “Kuncinya, buat setiap menit dalam durasi program yang kalian buat penuh dengan tayangan menawan. Ingat, remote control yang dimiliki pemirsa amat kejam,” kata pria di balik kesuksesan program “Indonesiaku” episode “Suku Talang Mamak, Terasing di Tanah Sendiri” memenangkan CNN Television Journalist Award 2012.

Cukup takjub dan kagum, mahasiswa semester tujuh ini mampu membuat paket berita, termasuk menjadi reporter live yang kali ini saya tugaskan meliput pertandingan timnas U-19 dalam penyisihan Piala AFC di Gelora Bung Karno. Bak reporter televisi beneran, mereka menjajal kemampuan stand-up, dan wawancara penonton maupun panitia pelaksana pertandingan.

Pembimbing magang

Usai sidang magang bersama Caroline Samosir (tengah) dan Ambang Priyonggo. Setahap ke dunia kerja.

Usai sidang magang bersama Caroline Samosir (tengah) dan Ambang Priyonggo. Setahap ke dunia kerja.

Asyiknya, mulai semester ini, saya mendapat kepercayaan membimbing mahasiswa peserta mata kuliah magang. Caroline Rumiris Samosir yang magang reporter dan asisten produser di Kompas TV, Cesita Putri Ramadhani mengambil magang asisten produser di Woman Radio, dan Dwi Azti Anggraini magang di tabloid Otomotif.

Peserta mata kuliah magang di UMN benar-benar serius. Baik saat praktek magang, maupun pembuatan laporan, dan sidang. Mata kuliah yang dimaksud sebagai pengenalan nyata dunia kerja ini, diberlakukan tak kalah serius dengan skripsi, sebagai “dwitunggal” syarat lulus kuliah dan berhak menyandang predikat sebagai Sarjana Ilmu Komunikasi.

Pada hakekatnya, kuliah memang cuma tangga kecil, untuk membuka pintu dunia nyata, dalam alam kerja dan kehidupan nan sarat tantangan. Banyak hal belum mereka pelajari saat kuliah, misalnya trik berkonflik di tempat kerja, bagaimana menemukan passion dan karir yang pas, melakukan lobby dan negosiasi di dunia jurnalistik, dan sebagainya. Tapi setidaknya, semoga, 6 bulan kemarin, ada yang banyak mereka pelajari dari interaksi bersama ini…

This entry was posted in campus and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s