Ruang publik atau ruang privat?

Ada adegan menarik di frame terakhir berita tentang petugas kebersihan yang tewas terjepit lift di Gedung Bank Mega, kawasan Tendean, Jakarta Selatan. Berita yang tayang di Headline News Metro TV Minggu (22/8). siang hari dan tengah malam itu menampilkan cuplikan pertikaian antara satuan pengamanan Bank Mega dengan para jurnalis televisi yang hendak masuk mengabadikan peristiwa naas ini. Kira-kira cuplikan percakapannya seperti ini:

Satpam : Ini kawasan saya

Wartawan : Ini wilayah umum

Satpam : Ada izinnya nggak?

Wartawan : Ayo kita ke polsek sekarang, ini umum, ini umum, coy. Jangan marah-marah…

Ini tentu sebuah topik yang menarik, siapa yang benar di antara kedua pihak itu? Satpam Bank Mega, yang mati-matian mencoba melindungi pelataran kantornya agar berita tragis tak tersiar ke mana-mana, atau kontributor tv yang ngotot masuk ke halaman Bank Mega agar kejadian itu dapat diketahui publik dan masyarakat mendapat pelajaran dari kecerobohan sebuah fasilitas pelayanan publik?

Kasus ini menjadi pelajaran bersama buat kita semua, mana sebenarnya yang disebut sebagai ruang publik atau ruang privat? Yang namanya rumah, mulai dari balik pagar jelas merupakan ranah privat. Tapi, bangunan kantor (terlepas itu instansi swasta atau pemerintah), sekolah, rumah sakit adalah ruang publik. Tapi bagaimana dengan ruangan tempat direktur bekerja, ruang kepala sekolah, atau pavilion tempat pasien dirawat secara VIP?

Dalam bukunya “Menyingkap Fakta: Panduan Liputan Investigasi Media Cetak, Radio, dan Televisi”, mantan koordinator liputan RCTI Dandhy Dwi Laksono memaparkan kisah nyatanya mematuhi arena batas privat dan publik. Saat ‘menyatroni’ rumah agen BIN Budi Santoso di Pakistan, Dandhy tidak mengambil gambar rumah melebihi batas tinggi pagar. Meski kamera bisa lebih tinggi dari pagar untuk mendapatkan  visual yang lebih baik tentang keadaan rumah, tapi itu tidak dilakukan. Sebab, tinggi rendahnya pagar, menunjukkan sampai batas itulah si empunya rumah, mengizinkan orang lain melihatnya (halaman 257).

Jadi, bagaimana menurut Anda, apakah gedung Bank Mega di mana terdapat petugas kebersihan terjepit lift itu termasuk ruang privat, atau ruang publik?

This entry was posted in blog and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s